Bambanglipuro – SMK Muhammadiyah 1 Bambanglipuro kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pendidikan dasar dengan menggelar Tryout Asesmen Standarisasi Pendidikan Daerah (ASPD) berbasis komputer untuk siswa kelas VI SD Muhammadiyah Jogodayoh. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, mulai Senin hingga Rabu, 10-12 Februari 2025, dan diikuti oleh sebanyak 106 siswa.
Untuk memastikan kelancaran pelaksanaan, para peserta yang berasal dari tiga rombongan belajar (rombel) dibagi menjadi dua sesi setiap harinya. Sesi pertama dimulai pada pukul 07.30 hingga 08.30, sementara sesi kedua berlangsung pada pukul 10.00 hingga 12.00. Dengan sistem ini, setiap siswa mendapatkan kesempatan untuk mengerjakan soal dalam suasana yang nyaman dan kondusif, tanpa harus berdesakan.
Tryout ini merupakan bagian dari kerja sama yang telah terjalin erat antara SMK Muhammadiyah 1 Bambanglipuro dan SD Muhammadiyah Jogodayoh sejak tahun 2022. Kerja sama yang berkelanjutan hingga tahun 2025 ini mencerminkan hubungan harmonis antara kedua sekolah yang berada di bawah naungan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM). Selain memberikan manfaat bagi siswa SD Muhammadiyah Jogodayoh dalam menghadapi ASPD yang sesungguhnya, kegiatan ini juga menjadi ajang bagi SMK Muhammadiyah 1 Bambanglipuro untuk lebih dikenal oleh masyarakat, khususnya oleh siswa SD yang akan melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi.
Kepala SMK Muhammadiyah 1 Bambanglipuro menyampaikan harapannya agar kerja sama ini dapat terus berjalan di tahun-tahun mendatang. Menurutnya, kegiatan seperti ini merupakan wujud nyata dari kepedulian sekolah dalam mendukung pendidikan dasar serta membantu siswa dalam beradaptasi dengan sistem ujian berbasis komputer. Selain itu, ia juga menekankan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya sekolah dalam mengenalkan fasilitas serta suasana belajar di SMK Muhammadiyah 1 Bambanglipuro kepada generasi muda.
"Harapan kami, kerja sama ini bisa terus berlanjut. Ini bukan hanya soal tryout semata, tetapi juga bagaimana SMK Muhammadiyah 1 Bambanglipuro bisa memberikan kontribusi nyata bagi sekolah-sekolah Muhammadiyah lainnya. Kami ingin menciptakan ekosistem pendidikan yang saling mendukung dan berkembang bersama," ujarnya.
Menariknya, dalam penyelenggaraan tryout ini, SMK Muhammadiyah 1 Bambanglipuro tidak memungut biaya apa pun dari SD Muhammadiyah Jogodayoh. Hal ini menunjukkan kepedulian sekolah dalam memberikan akses pendidikan yang lebih luas tanpa membebani siswa dan sekolah lain. Seluruh sarana, mulai dari laboratorium komputer hingga tenaga pengawas dan teknis pelaksanaan, disiapkan secara sukarela oleh SMK Muhammadiyah 1 Bambanglipuro.
Para siswa peserta tryout terlihat antusias mengikuti kegiatan ini. Mereka mendapatkan pengalaman langsung mengerjakan soal ASPD menggunakan komputer, yang tentunya berbeda dengan metode ujian yang biasa mereka lakukan di sekolah dasar. Dengan adanya tryout ini, mereka diharapkan lebih siap menghadapi ujian sesungguhnya, baik secara teknis maupun mental.
Sejumlah guru dari SD Muhammadiyah Jogodayoh juga turut hadir mendampingi siswa mereka selama tryout berlangsung. Mereka mengapresiasi inisiatif SMK Muhammadiyah 1 Bambanglipuro yang telah memberikan kesempatan bagi siswa untuk mencoba ujian berbasis komputer secara langsung. Salah satu guru menyatakan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat, terutama bagi siswa yang belum terbiasa dengan ujian berbasis teknologi.
Dengan suksesnya penyelenggaraan tryout ini, diharapkan kolaborasi antara kedua sekolah dapat terus berlanjut dan berkembang dalam berbagai bidang lain. SMK Muhammadiyah 1 Bambanglipuro tidak hanya menjadi tempat belajar bagi siswa tingkat menengah kejuruan, tetapi juga turut berperan aktif dalam memajukan pendidikan dasar di lingkungan Muhammadiyah.
Sebagai sekolah yang terus berinovasi dan membuka peluang bagi perkembangan pendidikan, SMK Muhammadiyah 1 Bambanglipuro membuktikan bahwa pendidikan yang berkualitas tidak selalu harus mahal. Semangat berbagi dan bersinergi inilah yang menjadi kunci dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang maju dan berdaya saing.
Mahmud Prakoso